PRAJURIT KOREM 052 / WIJAYAKRAMA "BEKERJA DAN BERJUANG BERSAMA RAKYAT" *** PROFESIONAL, SOLID BERSINERGI DAN MANUNGGAL DENGAN RAKYAT.

Sejarah Korem 052

Selasa, 26 Juni 2012

SEJARAH SINGKAT KOREM 052 / WIJAYAKRAMA

Dalam rangka penataan organisasi di jajaran Kodam Jaya dipandang perlu untuk segera membentuk organisasi dan tugas Kodam Jaya agar digunakan sebagai pedoman dalam rangka pembinaan Teritorial serta operasional satuan TNI AD.

 A. Proses pembentukan sebagai berikut :

Pembentukan Korem di Ibukota negara pada dasarnya merupakan suatu kebutuhan dan bukan semata-mata untuk menghadapi situasi politik di Jakarta yang sekitar tahun 1998-1999 tengah bergejolak. Manakala situasi keamanan dan suhu politik di tanah air, khususnya di ibukota Jakarta semakin memanas, pimpinan TNI AD memandang perlu untuk segera mewujudukan pembentukan Korem di jajaran Kodam Jaya.

Sejak awal tahun 1998, suhu politik di ibukota Jakarta memang menunjukkan peningkatan signifikan bahkan terus memanas. Gerakan massa cenderung berubah menjadi aksi anarkis yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Maraknya aksi demo mahasiswa yang berlanjut dengan penjarahan masal di seantero Jakarta dan terjadinya tragedi Trisakti yang menelan korban jiwa pada pertengahan Mei 1998, telah bermuara pada keputusan Presiden Soeharto untuk lengser dari kursi kepresidenan. Jabatan presiden beralih ke Wapres BJ Habibie. Peristiwa ini menjadi akhir Pemerintahan Orde Baru yang telah berlangsung selama 32 tahun. Sejak itu, Indonesia memasuki era baru dengan semangat reformasi.

Pada awal era Reformasi, meski Presiden Soeharto telah lengser dan pemerintah sudah berganti, aksi demo yang digelar mahasiswa tidak serta merta berakhir. Di era yang baru, muncul kecenderungan massa untuk bertindak sebebas-bebasnya. Hal itu dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya lewat berbagai demo yang digelar mahasiswa dibarbagai tempat, mulai dari Monas, seputaran Jembatan Semanggi sampai gedung MPR/DPR di Senayan, Jakarta. Pada masa itu, masyarakat dan mahasiswa begitu semangat menyerukan adanya perubahan dan salah satu agendanya adalah Sidang Umum MPR.

Wilayah teritorial yang menjadi tanggung jawab Kodam Jaya semula meliputi Jakarta dan kota-kota penyanggah yakni Tangerang dan Bekasi. Kemudian, Depok yang awalnya merupakan bagian teritorial dari Korem Surya Kencana di Kodam III Siliwangi, dialihkan menjadi bagian dari wilayah Kodam Jaya. Untuk kepentingan negara, dalam hal ini mengamankan Ibukota, pada waktu itu Kodam Jaya menerima tambahan pasukan dari Mabes TNI antara 350-450 Satuan Setingkat Kompi (SSK) sebanyak atau sekitar 35.000-45.000 orang.

Dalam kondisi seperti itu, rentang komando dan pengendalian operasi pengamanan dilakukan secara langsung dari Pangdam kepada para Dandim dan satuan-satuan lain yang ada. Padahal, situasi keamanan di Ibukota membutuhkan banyak koordinasi. Melihat perkembangan pesat yang terjadi saat itu, kebutuhan akan adanya Korem seperti yang telah direncanakan dirasa mendesak untuk direalisasikan. Maka, di tengah situasi ibukota yang marak demo dan aksi unjuk rasa, dilaksanakanlah pembentukan dua Korem dan 1 Kodim BS.

Letjen TNI (Purn) Djadja Suparman yang kala itu menjabat Pangdam Jaya melihat bahwa dibentuknya Korem Timur dan Korem Barat serta 1 Kodim BS sebagai satu kebutuhan mendesak, demi kepentingan pengendalian organisasi dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Kodam Jaya, khususnya Jakarta.

Belajar dari pengamanan Mei 1998, saat banyak terjadi aksi massa anarkis yang menimbulkan banyak korban, maka Kasad Jenderal TNI Subagyo HS meresmikan Korem 051/Wijayakarta yang membawahi wilayah timur Jakarta dan Korem 052/Wijayakrama untuk wilayah barat Jakarta.

Dua Korem tersebut diremikan pada tanggal 29 Oktober 1998. Korem 051/Wijayakarta wilayah teritorialnya meliputi tiga Kodim, masing-masing Kodim-0504/Jakarta Selatan yang membawahi 8 Koramil, Kodim-0505/Jakarta Timur dengan 8 Koramil dan Kodim-0507/Bekasi dengan 13 Koramil. Sampai saat ini, jumlahnya meningkat menjadi 16 Koramil. Sebagai Komandan Korem 051Wijayakarta, ditunjuk Kolonel Inf. George Toisutta

Sementara itu untuk wilayah Jakarta Barat, Korem 052/Wijayakrama dipimpin Kolonel Inf. Tri Tamtomo membawahi Kodim 0502/Jakarta Utara membawahi 6 Koramil, Kodim 0503/Jakarta Barat membawahi 7 Koramil dan Kodim 0506/Tangerang membawahi 21 Koramil. Dengan surat keputusan Kasad :

1. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/3/X/1998 tanggal 19 Oktober 1998 tentang pembentukan 2 Korem dan 1 Kodim BS Kodam Jaya pengembangan TA. 1998/1999.

 2. Surat perintah Pangdam Jaya Nomor Sprin/163/X/1998 tanggal 28 Oktober 1998 tentang pembentukan 2 Korem dan 1 Kodim BS Kodam Jaya pengembangan TA. 1998/1999.

 B. Hari jadi

Pada tanggal 29 Oktober 1998 diresmikannya hari jadi Korem 052/Wijayakrama yang wilayah Teritorialnya meliputi 3 Kodim dan 34 Koramil, dengan satuan Kodim sbb:

1. Kodim 0502/Jakarta Utara Korem 052/Wkr Dam Jaya dengan 6 (Enam) wilayah Koramil.

2. Kodim 0503/Jakarta Barat Korem 052/Wkr Dam Jaya dengan 7 (Tujuh) wilayah Koramil.

3.  Kodim 0506/Tangerang Korem 052/Wkr Dam Jaya dengan 21 (Dua Puluh Satu) wilayah Koramil.

 C. Dislokasi Makorem 052/Wijayakrama sejak pembentukan s/d sekarang:

 1.   Pembentukan awal Korem 052/Wijayakrama berkedudukan di Jl. S. Parman Jakarta Barat Tahun 1998.

 2.   Tahun 1999 pindah dan berkantor di Mall Lippo Karawaci Tangerang untuk sementara karena gedung utama dalam tahap pembangunan.

3. Pindah dan berkantor di Jl. Boulevard Dipenegoro Lippo Karawaci Tangerang tanggal 27 September 1999 hingga sekarang.

 D. Pejabat Korem 052/Wijayakrama

Danrem 052/Wijayakrama:

1. Kolonel Inf Tri Tamtomo Danrem ke-1 Th 1998 s.d 2000

2. Kolonel Inf Kusnadi Danrem ke-2 Th 2000 s.d 2001

3. Kolonel Inf Jul Effendi Sjarief   Danrem ke-3 Th 2001 s.d 2005

4. Kolonel Art Hari Krismono, S.Ip   Danrem ke-4 Th 2005 s.d 2006

5. Kolonel Inf Lodewijk Paulus Danrem ke-5 Th 2006 s.d 2008

6. Kolonel Inf Sonny Widjaya Danrem ke-6 Th 2008 s.d 2009

7. Kolonel Inf Syamsul R.H Danrem ke-7   Th. 2009 s.d 2010

8. Kolonel Kav Andrias Pong Bija   Danrem ke-8 Th 2010 s.d 2012

9. Kolonel Inf Sarum Danrem ke-9 Th 2012 s.d 2013

10. Kolonel Kav Wawan Ruswandi   Danrem ke-10 Th 2013 s.d 2014

11. Kolonel Kav Muhammad Zamroni Danrem ke-11 Th 2014 s.d sekarang

 Kasrem 052/Wijayakrama :    

1. Letkol Inf Amril Amin Kasrem ke-1   Th 1998 s.d 2001

2. Letkol Inf Meris Wiryadi Kasrem ke-2 Th 2001 s.d 2002

3. Letkol Kav M. Thamrin. MZ Kasrem ke-3 Th 2002 s.d 2003

4. Letkol Inf Guruh RM Kasrem ke-4 Th 2003 s.d 2006

5. Letkol arh Moch. Henry S, S.E Kasrem ke-5 Th 2006 s.d 2008

6. Letkol Inf Erwansyah   Kasrem ke-6 Th 2008 s.d 2011

7. Letkol Arh Heri Purwanto Kasrem ke-7 Th 2011 s.d 2014

8. Letkol Inf Bram Abilowo Kasrem ke-8 Th 2014 s.d sekarang

 Pejabat Staf Korem 052/Wijayakrama sekarang:

1. Kasi Intel   : 

2. Kasi Ops : Letkol Inf Corri Sigalingging

3. Kasi Pers : Mayor Caj Drs. I Wayan Arigunada

4. Kasi Log : Letkol Arh Noval Alwi

5. Kasi Ter : Letkol Arh Osmar Silalahi

 Pejabat Dandim jajaran Korem 052/Wijayakrama sekarang:

1. Dandim 0502/Jakarta Utara : Letkol Arm Stevie Jantje Nuhujaman

2. Dandim 0503/Jakarta Barat : Letkol Inf Maychel Asmi 

3. Dandim 0506/Tangerang   : Letkol Inf Irhamni Zainal

4. Dantim Intel : Kapten Arh Bambang EP

 

A A A